Welcome in My bloG,,,,,^_+

Senin, 28 Maret 2011

Kedewasaan

Dewasa sendiri itu apa sih? Menurut aku sih, masa dimana kita harus menentukan arah serta tujuan kemana kita akan melangkah. Dalam prakteknya sih memang seperti itu. Tapi dewasa juga dituntut untuk berfikir logis, kreatif, inovatif dalam cara pandang mengenai kehidupan. 
Aku sudah tumbuh sebagai seorang gadis. Seandainya saat ini ayah ku berada disampingku, mungkin dia tidak akan menyangka bahwa putri mungilnya dulu sekarang sudah menjadi seorang gadis.
Hmmmmm, sudahlah Linah. Sekarang bukan waktunya bercengeng-cengengan, kamu harus bisa tetap bertahan dengan kedewasaanmu.
Nah, dari kata situ lah aku selalu berpatok untuk menjalani hidupku saat ini.
Dulu ketika aku masih duduk di kelas dasar, aku mempunyai pikiran bahwa orang gede itu enak ya...kemana-mana tidak ada yang ngemarahin. Bisa melakukan sesuatu semaunya sendiri. Pikiran itu selalu datang setiap aku pulang sekolah, karena setiap pulang sekolah aku ingin bisa bermain ke rumah temanku. Dan itu sering mendapat larangan dari mbak-mbak Kost (anak kos yang tinggal dirumahku). Emang dia pikir dia siapa? Bisa ngelarang-ngelarang aku. Toh aku bukan siapa-siapanya. SEBEL, selalu ada dalam batinku. Tiap melihat Mbak Kost, aku ingin seperti kalian tidak ada orang yang meralang kalian buat bermain, tidak seperti aku pulang sekolah diwajibkan untuk tidur setelah itu mandi dan musti berangkat ngaji. Sepulang ngaji aku harus belajar setelah itu langsung tidur. Terus kapan waktu aku buat bermain????? Dari situlah aku beranggapan jadi orang gede itu enak ya, seandainya aku sudah gede aku gak bakal bisa kalian atur-atur lagi.
Waktu terus berjalan, tidak terasa kini usiaku sudah menginjak 21 tahun. Usia matang bagi para remaja. Berbeda sekali dengan yang aku rasakan ketika kecil, yang selalu ingin menjadi orang gede. Kini aku alami sendiri menjadi orang gede tidak seenak yang aku bayangkan dulu. Lebih banyak kewajiban yang harus bisa kita pertanggung jawabkan. Sempet berfikir, “dari pada gini mending jadi anak kecil terus saja ya....” Hee....... biasa manusia.
Kini aku sudah gede dan dituntut supaya menjadi seorang yang dewasa. Terutama tanggung jawab yang besar.
Pertama, dalam bekerja. Aku harus bisa mempertangung jawabkan pekerjaan ku. Jika aku ada kesalahan, aku benar-benar dituntut untuk menyelesaikannya. Tidak hanya itu aku juga harus menyelesaikan pekerjaan itu seefisien mungkin. Aku harus melakukannya semua, karena aku butuh rupiah buat menjalani hidup.
Kini, selain aku bekerja aku juga bersekolah. Hal itu lah yang menjadi alasan bagaimanapun caranya aku harus tetap bekerja. Jujur untuk melakukan kebiasaan tersebut aku sering kebingungan, diantaranya aku harus bisa membagi waktu antara pekerjaan dan waktu kuliah. Terutama dalam menyelesaikan tugas. Mungkin aku masih seperti anak manja, yang selalau mengeluh jika mendapatkan banyak tugas. Dengan menggunakan alasan klasik, tidak punya waktu untuk ngerjain tugas. Hihihihi......
Hmmmm...... sekarang aku rasakan sendiri, menjadi seorang dewasa tidaklah mudah. Justru semakin banyak beban, tapi dari beban-beban tersebut kedewasaan kita akan berkembang. Ketika pohon tumbuh pastinya dedaunan pun ikut bertambah, akar-akar semakin menjalar sehingga menjadikan pohon tersebut semakin kuat.

Beautiful Day

I like Sunday. I think this day always give me new color in my live, expsecially on the morning day.
My family consist of My mom, my old Sister and Me. We almost have a time to meet, my mom works everyday and my old sister is life at borden house. Because she was given a new post on one of branch of OCBC Bank in Gresik. So, she will go home only weekend. About my self, I have to work for Monday until Friday. Beside that I’m also a student at university. So, it make me go home so late at night.
Such as other family, Sunday is used fully to meet they family.
My family’s Habit in Sunday is my mom always cooks many kind of foods. These foods only be cooked on Sunday. Because of my sister go home so my mom cooks special foods. In the Saturday night my mom ask to us (my sister and me). What is food do you want? So I’ll cook tomorow. There is a Different answer from me and my sist. If I want meat ball, tomorow I have to pick up to traditional supermarket. And it is my problem because weekend is day reconvense to sleep. Hahahaha...... So I can’t to wake up early.
If my mom cooks require food of my sist, I can sleep for a long time or around in village by bycicle.  Sometime my mom wake me, althought I don’t pick up her to traditional supermarket. So I prefer to around in village by bycicle. There are still many wet rice flied. I can sleep stretched out on the ground while draw on fresh air there, without think about many kinds of office assignment, home work, study or other duty.
After arrive at home, I help my mother. Upsst,, to help but disturp my Mom to cook. Hihihi.....


Over all, happiness come when we are in near with people orround of me, exspecially our family. It will be complete if we know how to enjoy in live not how to make enjoy in live. So, make your time with maximum if you still in near with your Fam.

Sunday, March 27, 2011

Senin, 21 Maret 2011

Budak Tolol

Apakah kamu tau siapa Linah sebenarnya?

Setelah kamu tau sebenernya Dia itu siapa, kalian semua akan menertawakannya. Karena Linah adalah budak tolol. Budak yang hanya bisa disuruh-suruh. Budak yang hanya melakukan apapun yang diperintahkan oleh majikannya. Itulah Linah.

Linah adalah gadis yang bodoh. Kamu pasti tau bagaimana deskripsi orang bodoh itu. Orang yang punya akal atau ide cemerlang untuk menyelesaikan sesuatu. Hanya bisa menerima dari seorang majikan.

Bukan hanya itu, Linah juga seorang yang lemah. Tak punya kekuatan untuk melakukan tindakan untuk membela dirinya. Dia hanya bisa berdiri tegak sehingga ketika ada banjir yang mnghadang dia akan terseret mengikuti banjir tersebut. Dia hanya bisa berharap ada batu dipertengahan sehingga dia bisa tersangkut dalam bebatuan tersebut.

Linah seorang yang cengeng. Ketika ada masalah datang dia hanya bisa menagis. Menangis sambil menunggu belas kasihan dari orang lain. Padahal dalam batin orang tsb, menganggapnya anak ingusan yang hanya bisa menagis untuk mendapatkan sesuatu yang dia inginkan.

Linah gadis cupu. Lebih dari gadis yang berkacamata gede dengan tebal hampir 2cm, rambutnya yang dikepang 2 menggunakan karet gado-gado, kaos kakinya tinggi selutut melebihi tinggi roknya sampai menutupi kulit kakinya. Berat dari kaca-matanya membutnya sesering mungkin memegangi kacamatanya sambil matanya berkedip-kedip.

B-U-D-A-K-T-O-L-O-L

Selasa, 07 Desember 2010

About MY Soulmate

God,,,,saat ini aku bisa merasakan mengidolakan seseorang itu bagaimana, beribu-ribu perasaan yang aku rasa. “Mengidolakan sesorang”, hmmmm....bukan berarti aku Jatuh Cinta sama Dya. Di blog ini aku ingin bercerita tetang mengapa aku sangat mengidolakannya.
Untuk masalah seperti ini aku jarang lho bisa berbagi cerita kepada orang lain, malah benar-benar gak pernah sama sekali. Termasuk ke Mbak ku juga, aku juga gak pernah mencaritakan hal ini. Karena aku termasuk orang yang sulit untuk berbagi cerita. Mungkin karena tidak ada orang yang bisa aku ajak berbagi untuk masalah seperti ini. Lagian aku juga malu banget kalau ada orang yang tau,,,,, langsung masuk kedalam cerita saja ya. Tiga,,,,, Dua,,,,,, Satu,,,,,,,,MULAiiiiii,,,,,,,!!!!!!!!!!
Awalnya, Dia tiba-tiba datang untuk memperkenalkan dirinya dalam kerumunan dimana aku menjalani rutinitas tiap hari. Dia menjelaskan tentang sesuatu. Sampai sekarang aku sangat mengingatnya cara Dia untuk berkenalan. Aku bener-bener berfikir, maksudnya apa sih orang ini bikin ribet aja. Menyepelahkan benget ya aku.
Hari demi hari dia terus dan terus mengenalkan ke orang-orang. Selain itu, Dya juga ditunjuk sebagai pengatur-pengatur gitu deh. Dari situ aku membayangkan sosoknya, yaitu orang ini pinter baget, keren lah bagiku. Dalam pikiranku Dia sudah berumur, karena cara Dia untuk menyelesaikan masalah sangatlah dewasa [penilaianku sih gitu].
Setelah beberapa lama ada tiket untuk berkunjung ke suatu tempat. Tapi sayang aku tak mendapatkan tiket tersebut, karena jumlahnya yang sangat terbatas. Hanya ada 1 teman ku yang bisa berangkat, yang kupanggil dia dengan nama “Si A”.
Si A berangkat menggunakan tiket tersebut, termasuk Dia. Meskipun dengan pemberangkatan yang berbeda. Sehabis pulang dari kunjungan Si A bercerita semuanya yang dia alami disana, dari mulai perjalanan, situasi disana, hasil yang diperoleh serta orang-orang yang ikut serta didalamnya. Tiba-tiba aku melontarkan sebuah pertanyaan kepda Si A,  “bagaimana dengan Dia?”. Setalah mengucap sempat berfikir kenapa yang aku tanyakan malah tentang Dya, padahal tidak ada yang membuat alasan harus dipertanyakan. Setelah itu Si A menjawab dengan singkat “Dia kurus”. “Terus keliatannya sudah menikah belum ya?”,,,,hmm, makin gak penting pula pertanyaanku. Si A menjawab Dia sudah berkeluarga kok. “YaChhh,,,,L” itulah yang aku rasakan.
Beberapa kali aku telah dibantunya untuk menyelesaikan sebuah persoalan. Benar-benar aku malah beranggapan Dia sosok orang yang pinter dan sangat dewasa, secara usianya juga gedhe.
Suatu hari aku dapat tiket, dan........aku harus berangkat. Aku seneng banget, karena aku akan bertemu dengan teman-temanku yang lain, sperti “Si B”, “Si C”, “Si D” dan juga “Si E”. Tapi dalam perjalanan orang yang pertama aku ingin temui kenapa Dia.  Aduch,,,,deg-deg-an baget coba. Selama ini kan aku cuma mengenalnya dalam dunia maya. Jadi kita semua sama-sama baru ketemu. Nah, sampai ditempat tujuan Bapak “H” mengajak untuk keluar. Sebelumnya Bapak “H” memerkenalkan seseoarang kepadaku. Seseorang itu berkata “Dia”, Ya Allah, apa yang aku rasakan, tiba-tiba badanku lemes baget. Aku berkata, “ini mimpi, ini pasti mimpi, Linah sadar dari mimpimu“. Aku menyubit badanku sendiri, ya Allah ternyata sakit. Aku benar-benar tidak sedang bermimpi. Ini kenyataan. Diluar dugaan, ternyata aku bisa melihat sosok typeku. Dan.....tepat berada di depan mata. Gimana tidak lemes baget kalau kayak gitu. Waktu itu aku mempunyai sebuah pertanyaan, “apakah benar sih ini Dia?.” Tapi Bapak “H”, “Si B”, “Si C” ataupun yang lainnnya manggil dengan nama “Dia” terus, yang artinya namanya adalah “Dia”. Aku tidak bisa berkata-kata, mati gaya pokoknya. Aku gak nyangka sosokmu seperti ini, sosok yang selama ini aku idamankan. Berkaca mata, keliatan orang cupu tapi masih terkesan orang dewasa yang keren.
Waktu malamnya aku gak bisa tidur, masih berfikir-fikir tentang Dia. Aduch,,,pokoknya aku seneng banget. Hingga besok paginya aku bertemu Dia lagi, serta bangku ku tepat berada di depannya. Ampunnnnn,,,,,benar-benar bikin aku nervous. Setiap gerak-geriknya selalu aku perhatikan, dari tutur katanya sampai bahasa tubuhnya sekalipun. Karena aku sangat mengaguminya.
Tapi tak terasa, waktu sudah larut saatnya aku harus balik. Sedih yang mendalam yang aku rasakan. Ketika berjabat tangan dengannya, hatiku berkata dengan keras “kapan aku bisa bertemu denganmu lagi”. Dalam perjalanan pun aku berfikir, kapan aku akan kesini lagi? 1 minggu, 1 bulan atau sampai menunggu hingga 1 tahun. Ya Allah,,,aku sangat menginginkan untuk bisa balik kesini.
Sesampainya dirumah, tiap kali aku melakukan sesuatu selalu teringat dengan Nya. Itu berlangsung sekitar 2 minggu. Kerjaanku tidak fokus, kuliah tidak bisa konsen dan sering melamun.
Hmmmmm,,,,,,aku seperti orang bodoh. Seneng banget kalau diajak ngobrol dengannya. Waktu yang tidak mungkin aku sia-siakan. Alhamdulillah, saat ini aku jadi sering ngobrol dengannya, meski dengan bahasan yang garing. ^_^
Ya Allah, setelah menulis ini perasaan ku sangat lega. Seperti tidak ada beban meski hutang ku sangat banyak. Halagh,,,,,,Linah emang bisa aja. Aku berkata sungguhan.
.: Harapan :.
Aku ingin mengamati kegiatannya, siapa tau ada beberapa lagkah yang bisa aku copy terus aku paste dalam kehidupanku.

Kamis, 25 November 2010

Give me a Power GOD,,,,,,,,,

When I get a question, when will you feel happy? I will answer, when my nearest people can be smiling, exspecialy my Mom. Mom, I want to see you to smile. Although it just a little.
Why someone who is standing in beside me want to make my family totally confused. I dont’t know what do he want? A broken in my Family. Hmmmm, it can be. I can’t do anything, whereas I have a power to attack him. Maybe it is very strange. I don’t want the neighbour have a negative thinking in my fam, I need someone to make my mom don’t get a bad perception. These is the reason why I always can’t do anything in this matter.
I’m sure my Dad who is in heaven always pray for its conclusion. God,,,,what have to I do? I pray to you, in order you always give my fam Powers and firmness to be up against this situation.
For this time,,,I’m not Lucky as You (all), but I know God have a Beautiful plan for me.

Selasa, 23 November 2010

Miss him :-*

Aku ingin bertemu Dya. Sebuah rangkaian cerita, itu yang aku persembahkan kepadanya. Cerita tentang kebahagiaan, keceriaan seta kesedihan sekalipun. Mungkin meski aku tidak menceritakannya, Dya sudah mengetahui semuanya.
" Ketika aku mulai merangkak,
" Ketika bertatah untuk berjalan,
" Ketika hentakan menggoyah sebelum aku sempat berdiri untuk berjalan,
dan,,,,,Sampai hentakan itu hampir melumpuhkan kaki ini.
Aku ingin Dya mendengar dengan gaya bahasaku dan celetoh terucap. Hingga akhirnya Dya berfikir gadis mungilnya dulu sekarang sudah tubuh dewasa, serta terucap kata dari mimiknya “kau akan bisa melakukan semuanya dengan kedewasaanmu”.

Jauh dari lubuk berkata “aku ingin kau temani sampai aku bisa berjalan sempurna”. Tapi apalah daya jika itu tidaklah mungkin terjadi, toh yang terperting bagiku Dya bisa tersenyum melihatku dari sana.

Selasa, 14 September 2010

Aquw

.: Aquw adalah Linah :.
Linah hanyalah gadis biasa yang hidup dalam sebuah perkampungan. Bukan perkampungan dimana Aquw di lahirkan tapi dimana Aquw di besarkan. Dibesarkan oleh seorang yang sering Aquw sebut dia sebagai "Wonder Woman". It is My Mom.
So, I always love You Mom.
Whatever be happened, I want to beside You (loveofalltime).